K3 DAN CSSD PART 3
Saya coba lanjutkan kembali pembahasan tentang K3 dan CSSD, selanjutnya tentang :
- SISTEM UTILISASI, terdiri dari :
-Edukasi staf, terdiri dari :
- SISTEM UTILISASI, terdiri dari :
•Listrik dan air tersedia 24 jam melalui sumber utama atau alternatif
•Mekanisme perlindungan peralatan bila ada gangguan listrik atau air
•Mengawasi kualitas air
secara berkala
-Edukasi staf, terdiri dari :
•Membimbing petugas bekerja dalam dilingkungan yang aman
•Melatih petugas mengoperasionalkan dan menjaga mesin sterilisator
•Mensosialisasikan transformasi budaya kerja
Area- area yang memungkinkan terjadinya kecelakaan kerja :
-Area UNCLEAN
Resiko terhadap petugas :
-Paparan
darah
–Cairan tubuh
–Cairan kimia pekat
–Infeksi!
–Beban yang berat
Penanganan nya dengan melakukan : Proses dekontaminasi / pencucian hasilnya menentukan à patient safety
CARA AMAN di
AREA UNCLEAN :
-Pakailah APD lengkap untuk melindungi dari semua resiko yang mungkin terjadi
ØIkuti rekomendasi pabrik
untuk penggunaan bahan-bahan kimia /desinfektan
ØIkuti rekomendasi pabrik
untuk pengoperasian Mesin cuci /alat pencuci atau peralatan lainya
ØBerhati-hati di wilayah
yang menggunakan air; perhatikan terhadap permukaan lantai yang licin
ØKetika akan membawa barang kotor yang sudah diterima melalui loket dengan troley pastikan posisi badan menghadap trolly dengan posisi kedua tangan
pada trolly
ØJangan menyentuh bagian
dalam baskom ataupun kontainer lain tanpa mengetahui apa yang terdapat di
dalamnya
ØTuang cairan apapun yang
mengganggu pemeriksaan visual,
kemudian keluarkan barang-barang yang berada dalam baskom ataupun kontainer
satu persatu. Pastikan ujung barang yang tajam berada jauh dari kita maupun
orang lain selama pemindahan
ØBuang semua barang tajam
sekali pakai (disposable) pada tempat sampah khusus untuk barang tajam – jangan
buang pada tempat sampah biasa.
ØJangan sekali-kali
memasukkan tangan pada tempat sampah; keluarkan kantong dalam dan tuang pada
suatu permukaan atau gunakan alat untuk memilih/menyortir isinya
ØBerhati-hatilah secara
penuh bila diperlukan untuk melepas pisau (scalpel) gunakan tang (forcep) jangan gunakan tangan untuk melepas pisau.
Area CLEAN (Setting dan Sterilisasi :
Resiko
–Tertusuk
–Beban yang berat
–Luka
bakar
–Percikan zat kimia
–Api!!!
–
Proses sterilisasi harus berjalan baik,dibuktikan dengan indikator à patient safety
CARA AMAN di
AREA CLEAN :
•Pengemasan dilakukan di ruangan / tempat yang tersedia seperti :
Ø Pengemasan instrument
Ø Pengemasan kasa dan kapas
•Pastikan bahan pengemas berkualitas baik dan memenuhi syarat sebagai pengemas.
•Pengemasan dengan pouches pastikan alat sellingnya berfungsi baik
•Mengoperasional mesin sterilisator dilakukan oleh petugas yang sudah memahami mesin , terampil dan berpengalaman
Area Steril (Penyimpanan dan Distribusi :
Resiko
Mengeluarkan
barang steril
dari mesin :
-Beban berat
-Kondisi Panas
hasil sterilisasi lakukan uji visual agar aman hingga digunakan oleh pasien à patient safety
CARA
AMAN di AREA STERIL
•Gunakan sarung tangan
tahan panas ketika memegang kereta dorong yang keluar dari mesin Sterilisasi masih dalam kondisi panas
•Letakkan kereta dorong
sterilisasi jauh dari wilayah lalu lintas pekerja, sehingga pekerja lain tidak
akan memegang kereta dorong yang masih panas.
•Biarkan dingin barang yang ada di kereta dorong
steriliisasi , baru dilakukan uji visual
Area
UMUM (Administrasi,Logistik dan lainnya) :
Resiko
ØKelelahan mata karena bekerja dengan komputer
ØBeban berat dalam pengaturan Logistik kebutuhan CSSD
ØPenyimpanan bahan berbahaya
–
Area untuk mendokumentasikan semua proses kegiatan à patient safety
CARA AMAN di
AREA UMUM :
•Petugas yang bekerja dengan komputer harus bisa mengatur waktu untuk tidak selalu mengoperasionalkan komputer , ada istirahat.
•Petugas logistik yang mengurus penyimpanan barang kebutuhan pelayanan juga harus menjaga fisiknya untuk mengangkat beban yg berat .
•Mengatur penyimpanan bahan berbahaya sesuai dengan SPO .
STRATEGI
KESELAMATAN PETUGAS :
•Petugas diedukasi terhadap kemungkinan resiko atau bahaya kerja di CSSD
Tanggung jawab dalam
penyelenggaraan praktek kerja yang aman terletak pada semua petugas
•Petugas melakukan teknik kerja
yang aman agar mengurangi resiko kecelakaan secara signifikan dengan cara mematuhi SPO (Standar Prosedur Operasional )dan IK (Instruksi Kerja)
•Beri pemahaman kepada petugas janganlah terlalu yakin bahwa kecelakaan tidak akan terjadi , tindakan tsb merupakan sesuatu yang kesalahan yang dapat menyebabkan cedera
•Petugas harus bersikap dan berperilaku sadar terhadap semua bahaya
dan punya kepedulian untuk mencegah terjadinya cedera dan
kecelakaan kerja
•Petugas berkewajiban sekecil apapun resiko yang dihadapi atau diketahui harus segera melaporkan kepada atasan lansung baik secara lisan maupun tertulis
•Petugas menciptakan budaya keterbukaan sesama nya dan punya tanggung jawab serta kepedulian dalam keselamatan kerja di lingkungan
CSSD
PENUTUP
•Keselamatan di tempat kerja Manfaat nya all :
•Bagi RS :
•Meningkatkan mutu pelayanan
•Mempertahankan kelangsungan
operasional RS
•Meningkatkan citra RS.
•Bagi karyawan RS :
•Melindungi karyawan dari
Penyakit Akibat Kerja (PAK)
•Mencegah terjadinya
Kecelakaan Akibat Kerja (KAK)
•Bagi pasien dan pengunjung :
•Mutu layanan yang baik
•Kepuasan pasien dan pengunjung
Komentar
Posting Komentar